Pengajian Umi Laila di Desa Bareng Krajan Dihadiri oleh Ribuan Jamaah


Tribunpendowonews.my.id || Sidoarjo - Pengajian Umi Laila mengguncang ribuan warga Desa Banjar Pertapan, Dusun Badas RW 06, Krian, Rabu (29/04/2026)


Ya kegiatan ini merupakan kegiatan halal bihalal teruntuk seluruh warga Desa Bareng Krajan, terutama di Dusun Badas


Dari pantauan wartawan ini terlihat ribuan warga yang didominasi oleh para ibu ibu sudah berbondong bondong datang ke lokasi acara  pengajian yang diselenggarakan di halaman rumah abah Tasmanto,tokoh masyarakat setempat, yang juga penyelenggara utama dalam pengajian umum tersebut 


Tidak hanya warga Desa Bareng Krajan yang datang, namun juga dari warga dari luar desa , seperti Desa Tempel,Desa Banjar Pertapan, Desa Jeruk Gamping, dan sekitarnya 


Walaupun sempat diguyur hujan sebentar tidak membuat ibu ibu para jamaah beranjak dari tempat.  Sambil menunggu Umi Laila  para jamaah pengajian mendengarkan tausyiah yang diberikan oleh Kyai Pocong, juga penampilan grup rebana Al Hidayah.



Penyampaian tausyiahnya Kyai Pocong  sambil diselingi oleh humor humor yang membuat para jamaah merasa betah di lokasi, tidak beranjak dari tempat duduk masing-masing 


Setelah itu Umi Laila datang menyampaikan tausyiahnya terkait keutamaan halal bihalal , yang juga diselingi oleh humoran humoran kecil membuat kegiatan pengajian semakin berwarna. 


Abah Tasmanto mengatakan,jika pengajian  ini diadakan juga diselingi oleh kegiatan  halal bihalal antar seluruh warga Desa Bareng Krajan, dan pengajian ini digelar untuk umum

" Alhamdulillah kegiatan halal bihalal dan pengajian berjalan dengan lancar, tidak ada kendala, walaupun sempat diguyur hujan gerimis sebentar," ujarnya 


Salah satu jamaah yang datang Ibu Gita,dari Desa Tempel mengatakan bahwa ia datang bersama dengan anaknya. " Ya saya datang sejak sehabis sholat isya, kebetulan saya juga suka pengajian Kyai Pocong dan Umi Laila," ungkapnya 


Hal senada juga disampaikan oleh Aris salah satu jamaah asal Kalijaten Taman yang datang jauh jauh, ingin mendengarkan tausyiah Umi Laila dan Kyai Pocong 



Reporter budi


dibaca

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama