Anggota Komisi C, DPRD Surabaya Minun Latif Gelar Jaring Aspirasi Masyarakat di Kandangan Gunung


Tribunpendowonews.my.id || Surabaya - Sosok Dewan Perwakilan Rakyat Daerah selayaknya harus sering turun ke lapisan masyarakat langsung atau sering disebut blusukan untuk mengetahui keluh kesah para konstituennya,salah satunya yang dilakukan oleh H. Minun Latif seorang anggota Komisi C DPRD Surabaya,yang senantiasa turun langsung untuk melakukan jaring aspirasi masyarakat.


Salah satu jaring aspirasi masyarakat yang dilakukannya di daerah Kandangan Gunung, Kecamatan Benowo,Jumat malam (22/05/2026).  Kegiatan ini merupakan jaring aspirasi masyarakat masa persidangan ketiga,tahun sidang kedua tahun anggaran 2026


Dalam kegiatan tersebut DPRD dari dapil 5 Surabaya ini secara aktif memberikan masukan masukan positif yang terkait dengan pembangunan di masyarakat sekitar,ia juga secara aktif memberikan wadah sesi tanya-jawab kepada para warga setempat.


Dalam kesempatan tersebut ia juga menjelaskan sudah banyak program program terbaik pemerintah kota yang diberikan kepada masyarakat, salah satunya terkait normalisasi saluran di wilayah wilayah yang dulu sering tergenang sekarang dikala banjir sudah tidak tergenang,namun ia berharap,tradisi masyarakat seperti dulu yang mengutamakan kerja bersama atau kerja bakti kembali digalakkan.


" Dulu itu warga selalu keluar rumah untuk kerja bakti membenahi saluran air bersama atau yang lainnya,sekarang sudah dikerjakan oleh dinas PU,ya seperti dulu agar masyarakat tidak selalu menggantungkan pekerjaan kepada PU. Dulu kerja bakti bersih bersih, sekarang ada dinas kebersihan yang membersihkan," ujarnya 


Saat ini ia juga menyambut positif keberadaan kampung Pancasila, yang keberadaannya menanamkan nilai-nilai kebersamaan seperti jaman dulu lagi. Dalam kesempatan itu ia juga menyinggung peranan bank sampah yang terbukti memberikan manfaat terhadap pengurangan volume sampah di TPA Benowo.

"Masyarakat harus berperan untuk ikut memilah milah sampah, bayangkan kalau tidak ada bank sampah atau dipilah pilah terlebih dulu, TPA sudah overload, sehari saja sudah ada 18-20 ton sampah per-hari,untuk itu keberadaan bank sampah harus dibantu dipromosikan ke berbagai wilayah di Surabaya. Pemerintah kota Surabaya memfasilitasi dana ke kelurahan,ketua RT RW harus koordinasi dengan pihak kelurahan untuk disampaikan ke dinas terkait."


Dalam kesempatan itu ia menyediakan lembar aspirasi untuk para masyarakat yang datang,berbagai pertanyaan keluh kesah disampaikan masyarakat setempat kepadanya,mulai dari persoalan infrastruktur, saluran air,hingga bantuan sosial.


Seperti salah satunya yang diutarakan oleh M. Ridwan Wakil RT 9 Kandangan Gunung Pertiwi 1 yang meminta agar di wilayahnya segera dilakukan pavingisasi ,yang selama ini pembangunan pavingisasi dilakukan secara swadaya oleh warga,dengan menggunakan paving bekas bekas,juga perlu pembangunan box culvert di wilayahnya.

" Dari dulu itu wilayah saya diukur ukur terus tapi selalu mbreset terus pembangunan nya," ujarnya sambil disambut senyuman oleh para warga yang hadir 


Juga ada keluhan dari Rohmat warga Kandangan Gunung 1 agar di wilayahnya segera diperbaiki saluran pembuangan air,agar tidak terjadi banjir 


Juga ada Maya perwakilan Poska ,warga Kandangan Gunung Tangsi setempat yang meminta kepada pemerintah kota Surabaya agar membantu terkait kebutuhan meja,kursi bagi lansia,serta sarana bermain anak anak yang dibutuhkan 


Menanggapi berbagai aspirasi masyarakat setempat, Minun Latif akan menampung dan memperjuangkan agar dapat masuk ke dalam program prioritas pemerintah kota Surabaya. Ia mengaku akan terus mengawal usulan para warga setempat agar tidak berhenti hanya sebatas pendataan semata.


Kegiatan jaring aspirasi ini diikuti oleh warga Kandangan dengan sangat antusias,terbukti kursi yang disediakan oleh pihak panitia tidak ada yang kosong 




Reporter budi


dibaca

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama