Desa Guranganyar Gelar Acara Bersih Desa dengan Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk


Tribunpendowonews.my.id || Gresik - Tradisi yang sudah turun temurun yaitu Bersih Desa kembali digelar oleh pemerintah desa beserta masyarakat Desa Guranganyar, Kecamatan Cerme,Sabtu(26/09/2026)


 Kegiatan tahunan(bersih desa) ini digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus doa bersama untuk keselamatan dan kemakmuran warga desa.


Acara yang berlangsung meriah ini menghadirkan pertunjukan seni budaya asli Jawa berupa pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Puguh Prasetyo, dengan Karawitan dan Campursari Tra Juwening.Sebelum acara wayang digelar para warga yang datang dihibur oleh pertunjukan campursari dan tarian remo khas Jawa Timur 


Kepala Desa Guranganyar , Sariyadi dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan ruwat desa bukan hanya tradisi budaya, tetapi juga momentum untuk  memperkuat persatuan dan gotong royong warga.

" Tahun ini kita mengadakan sedekah bumi dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk, tahun kemarin ludruk, itu semua tergantung permintaan warga," ujarnya 


“Ruwat desa ini menjadi sarana untuk memohon keselamatan, mempererat kebersamaan, serta menjaga warisan leluhur agar tetap hidup di tengah masyarakat yang semakin modern,” ujarnya.


Rangkaian acara diawali dengan doa bersama yang diikuti oleh perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Suasana khidmat terasa saat doa dipanjatkan agar Desa Guranganyar senantiasa diberikan keberkahan, dijauhkan dari marabahaya, dan dilancarkan rezeki masyarakatnya.



Pagelaran wayang kulit dari tahun ke tahun selalu disambut antusias oleh warga. Sejak selepas isya terlihat ratusan masyarakat sudah berbondong bondong menuju area acara di balai desa untuk menyaksikan jalannya pertunjukan. Dengan adanya kegiatan ini secara tidak langsung juga menghidupkan ekonomi lokal,sebab banyak para pedagang kaki lima yang menjajakan dagangannya di sepanjang jalan menuju balai desa ,yang mayoritas menjajakan makanan minuman 



Kegiatan ruwat desa ini juga menjadi ajang silaturahmi antar warga, memperkuat rasa kebersamaan, serta melestarikan budaya leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.



Dengan terselenggaranya acara ini, Pemerintah Desa Guranganyar berharap tradisi ruwat desa dapat terus dilestarikan sebagai identitas budaya lokal sekaligus memperkokoh nilai spiritual dan sosial masyarakat.




Reporter budi


dibaca

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama