Festival Petik Laut Warnai Ruwah Desa Banjarkemuning


Tribunpendowonews.site || Sidoarjo - Memasuki bulan ruwah, Desa Banjarkemuning yang terletak di pesisir ujung timur kabupaten Sidoarjo kembali menggelar festival nyadran atau petik laut, Sabtu (22/02/2025) 


Festival Petik Laut ini selalu mewarnai kegiatan ruwah Desa Banjarkemuning dari tahun ke tahun,dan sudah menjadi menjadi tradisi turun-temurun di desa tersebut. Sejak pagi masyarakat Desa Banjarkemuning sudah berbondong-bondong menuju dermaga timur desa yang menuju ke laut untuk naik perahu mengikuti sesi petik laut,dari pantauan wartawan ini ada belasan perahu yang sudah disiapkan oleh panitia. Menjelang siang pukul 12.00 WIB acara petik laut berakhir, perahu satu persatu mendarat kembali di dermaga 


Tak hanya festival Petik Laut, ada berbagai kegiatan yang mewarnai tradisi ruwah desa di  Desa Banjarkemuning,antara lain: pada Jumat (21/02/2025) ada doa bersama istigosah,lalu pada Sabtu (22/02/2025) paginya ada festival Petik Laut dilanjutkan pagelaran wayang kulit pada malam harinya, lalu pada Minggu (23/02/2025) ada pengajian Gus Muwaffiq , mas Danuarta , Gus Fandy iriaone,ustad Firman Achsani 


Ketua panitia festival Petik Laut,Abd Alim yang juga ketua BPD Desa Banjarkemuning mengatakan,jika festival Petik Laut kali ini tak kalah meriah dan sukses dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya. Ia melihat antusiasme ratusan masyarakat desa yang datang untuk mengikuti festival Petik Laut tahun ini sangat tinggi.


Ia juga mengungkapkan rasa terimakasih nya kepada seluruh masyarakat Desa Banjarkemuning dan Kepala Desa Banjarkemuning yang sudah ikut mensukseskan festival Petik Laut tahun ini sehingga berjalan lancar tanpa hambatan.

" Ini merupakan tradisi yang sudah turun-temurun disini( Banjarkemuning,red), sejak saya kecil disini sekitar tahun 80 an kegiatan Petik Laut sudah ada. Dan tradisi ini harus tetap dilestarikan tiap tahunnya di masa mendatang," ujarnya.


Ia juga menyatakan ,jika kegiatan nyadran petik laut di Banjarkemuning merupakan salah satu nyadran paling meriah di Sidoarjo bahkan di Jawa Timur.


Sementara itu Kepala Desa Banjarkemuning, Zainul Abidin mengatakan,jika nyadran atau  petik laut ini merupakan tradisi yang sudah ada turun-temurun di desanya,yang kental dengan budaya Jawa,dan merupakan bentuk syukur kepada Allah SWT atas segala karunianya dan hasil alam dari laut di Desa Banjarkemuning. "Harapan semoga masyarakat desa diberikan kesejahteraan,diberi kesehatan, desa aman, tenteram."






Reporter Budi


dibaca

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama